Selasa, 29 November 2011

Fenomena Langka: Black Hole Telan Satu Bintang

Pancaran kosmik menakhjubkan dari sebuah Black Hole raksasa saat menggilas dan menelan sebuah bintang tertangkap oleh para astronom untuk pertama kalinya.
Peristiwa langka ini—merupakan salah satu kekuatan paling besar di alam semesta—yang menunjukkan bagaimana aliran plasma saat mengalir keluar dari monster ruang angkasa menyeramkan di pusat galaksi pada jarak sekitar empat milyar tahun cahaya dari Bumi.
Peristiwa spektakuler ini memperlihatkan bagaimana puing-puing bintang dilibas Black Hole yang belum pernah ter-observasi sebelumnya.
Peristiwa ini secara ilmiah dikenal sebagai ‘pancaran relativistic’, yang mana dapat menjangkau jarak hingga ratusan ribu tahun cahaya.
Sebagian besar galaksi memiliki Black Hole raksasa—wilayah-wilayah ruang angkasa yang dapat menyedot apapun di daerah sekitarnya dengan kekuatan daya gravitasi pada inti dengan jutaan bahkan milyaran masa matahari.
Penghancuran bintang tersebut terdeteksi oleh Teleskop Swift, Maret lalu, setelah melakukan penjelajahan mendekati Black Hole raksasa.
Dr. David Burrows dan sebuah tim ilmuwan pada Pennsylvania State University mengatakan, analisa kimia dari pancaran cahaya ultraviolet menunjukkan bahwa unsur-unsur ini berasal dari meterial yang tersedot Black Hole seukuran satu juta kali matahari.
Dalam laporan yang ditulis dalam Nature, tim ini, mengatakan, “Kami menyimpulkan bahwa kami telah menangkap aktivitas pancaran relativistic dari Black Hole super besar.”
Tertelannya satu bintang oleh sebuah Black Hole hanya terjadi sekali setiap seratus juta tahun dalam sebuah galaksi. Black Hole tersebut, kini diyakini menjadi lebih kuat karena tambahan masa dari bintang yang tertelan. (Erabaru/DM/sua)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar